Kamis, 08 April 2010
Perlindungan Hak Cipta di Dunia Cyber
Undang – undang perlindungan yang dimiliki merupakan lokal setempat, berarti ketika masuk ke wilayah dunia maka sulit untuk diberlakukan undang-undang tersebut, itulah salah satu penyebab sulitnya mendapatkan perlindungan hukum untuk pencipta karya, karena mereka harus melakukan pengesahan hak cipta di setiap lokal area atau setiap Negara, mungkin bagi sebuah perusahaan seperti Microsoft tidak begitu sulit, tapi bagaimana ketika pembuat karya tersebut adalah sebuah perusahaan kecil yang baru hidup.
Mungkin perlunya ada sebuah kesepahaman dan pertemuan sekelas PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) agar terjadinya kesepakatan Undang-undang perlindungan hak cipta dan dapat di sahkan melalui satu Negara dimana pencipta berdomisili dan disahkan / legalkan untuk disahkan secara internasional, agar para pembajak / penjiplak bisa dikenakan sanksi yang tegas dan dilakukan di pengadilan Internasional atau melalui Negara masing-masing , mungkin juga bisa dilakukan di Negara tempat pencipta karya tersebut dibuat, sehingga setiap karya akan merasa aman untuk dibuat dan dipublikasikan di sebuah dunia cyber.
Walaupun saat ini di dindonesia belum ditegakkan dan masih banyak celah untuk dibajak. Kementrian hukum di indonesia bisa mengagas untuk menerbitkan undang-undang yang bisa disepakati seluruh negara. dan tidak ada lagi masalah dalam kejahatan didunia maya.
Jumat, 19 Maret 2010
Arti cinta dalam segalanya...
tetapi membangkitkan kekuatan..
cinta bukan mengajar kita menghina diri, tapi menghembuskan kegagahan..
cinta bukan melemahkan semangat tetapi membangkitkan semangat..
cinta tidak pernah meminta, ia senantiasa memberi..
cinta membawa penderitaan tapi tidak pernah berdendam..
dimana ada cinta disitu ada kehidupan, manakala kebencian membawa kemusnahan....
Cybercrime dan cara penanggulangan Cybercrime
jenis - jenis kejahatan cyber crime sebagai berikut :
- cyber terorism ( National Police Agency of Japan (NPA) adalah yang difinisikannya adalah sebagai serangan elektronik melalui jaringan computer yang menyerang prasarana yang sangat penting dan berpotensi menimbulkan suatu akibat buruk bagi aktifitas social dan ekonomi suatu Bangsa.
- Hacking : penggunaan programming abilities dengan maksud yang bertentangan dengan hukum.
- Typo Site adalah pelaku membuat nama situs palsu yang sama persis dengan situs asli dan membuat alamat yang mirip dengan situs asli (pelaku tinggal menunggul sikorban salah mengetik data), dari kesalahan inilah pelaku akan mendapat informasi/user dan password korban, yang nantinya akan dimanfaatkan untuk merugikan korban.
- Email Spamming : mengirimkan junk berupa iklan produk dan sejenisnya pada alamat email seseorang.
- sniffing : usaha untuk mendapatkan user ID dan password dengan jalan mengamati paket data yang lewat pada jaringan komputer.
beberapa langkah penting dalam penanganan cyber crime adalah :
- meningkatkan sistem pengamanan jaringan komputer nasional sesuai dengan standar internasional.
- cyber crime merupakan kejahatan dengan dimensi high-tech, dan aparat penegak hukum belum sepenuhnya memahami apa itu cybercrime. dengan kata lain kondisi sumber daya manusia khususnya aparat penegak hukum masih lemah.
- meningkatkan kerja sama antar negara dibidang teknologi mengenai hukum pelanggaran cybercrime.
- meningkatkan kesadaran warga negara mengenai bahaya cybercrime dan pentingnya pencegahan kejahatan tersebut.
Jumat, 12 Maret 2010
Polisi Selidiki Perusakan Stasiun Gambir Sabtu, 13 Maret 2010 - 07:33 wib

JAKARTA - Polisi segera melakukan penyelidikan untuk memastikan pelaku perusakan terhadap kendaraan dinas dan kantor Kepala Stasiun Gambir Jakarta Pusat.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar mengaku telah mendapatkan laporan PT KA kepada Polres Jakarta Pusat. “Pasti kami selidiki siapa pelaku perusakan tersebut,” katanya, Jumat (12/3/2010).
Seperti diketahui,aksi demonstrasi di Stasiun Gambir, Rabu (10/3/2010) lalu, dilakukan para tukang ojek dan pengemudi taksi karena menolak pelarangan mencari penumpang di dalam stasiun. Demo tersebut akhirnya diwarnai aksi perusakan.
Kepala Humas Daerah Operasi (Daops) I PT KA Sugeng Priyono menjelaskan, PT KA tidak melakukan pelarangan untuk para tukang ojek ataupun pengemudi taksi yang hendak mencari penumpang di Stasiun Gambir. “Hanya tempatnya yang dipindahkan. Jika tadinya mereka mencari penumpang di dalam stasiun, sekarang hanya diperbolehkan di luar,” sebutnya.
Pihaknya tidak melarang para tukang ojek untuk masuk ke dalam untuk menurunkan penumpang. Sementara,Kepala Stasiun Gambir Sofyan Hasan mengaku kebijakan yang dilakukan PT KA adalah untuk penertiban, keamanan, dan kenyamanan di stasiun. Sofyan mengatakan, aksi perusakan yang dilakukan ratusan sopir taksi dan tukang ojek tidak sampai mengganggu jalannya operasional di Stasiun Gambir.
“Tidak ada yang terganggu,semua jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta tidak bermasalah,” jelasnya.
(Koran SI/Koran SI/teb)
Kamis, 11 Maret 2010
Etika Dalam Bidang IT
Pengertian Etika dan Profesionalisme
Etika berhubungan dengan perilaku manusia. Manusia itu yakin dan wajib berbuat baik dan menghindari yang jahat. Oleh karena itu dalam etika mempermasalahkan hal-hal seperti: apakah yang disebut baik itu, apakah yang buruk itu, apakah ukuran baik dan buruk itu, apakah suara batin itu, mengapa orang terikat pada kesusilaan.
Profesionalisme adalah suatu kemampuan yang dianggap berbeda dalam menjalankan suatu pekerjaan . Profesionalisme dapat diartikan juga dengan suatu keahlian dalam penanganan suatu masalah atau pekerjaan dengan hasil yang maksimal dikarenakan telah menguasai bidang yang dijalankan tersebut.
Beberapa pengertian tentang etika profesi
1.Merupakan hasil pengaturan diri profesi yang bersangkutan dan ini perwujudan moral yang hakiki, yang tidak dapat dipaksakan dari luar.
2. Dapat berlaku efektif apabila dijiwai oleh cita-cita dan nilai-nilai yang hidup dalam lingkungan profesi itu sendiri.
3. Merupakan rumusan norma moral manusia yang mengemban profesi itu. 4. Tolak ukur perbuatan anggota kelompok profesi.
5. Merupakan upaya pencegahan berbuat yang tidak etis bagi anggotanya
Peran Etika dalam bidang IT
Seperti yang kita ketahui perkembangan dunia IT berlangsung sangat cepat. Dengan pekembangan tersebut diharapkan akan dapat mempertahankan dan meningkatkan taraf hidup manusia. Banyak hal yang menggiurkan manusia untuk dapat sukses dalam bidang it tetapi tidak cukup dengan mengandalkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, manusia juga harus menghayati secara mendalam kode etik ilmu, teknologi dan kehidupan.
Banyak ahli telah menemukan bahwa teknologi mengambil alih fungsi mental manusia, pada saat yang sama terjadi kerugian yang diakibatkan oleh hilangnya fungsi tersebut dari kerja mental manusia. Perubahan yang terjadi pada cara berfikir manusia sebagai akibat perkembangan teknologi sedikit banyak berpengaruh terhadap pelaksanaan dan cara pandang manusia terhadap etika dan norma dalam kehidupannya.
Sabtu, 06 Maret 2010
"Rafflesia Arnoldii" di Mata Air Musi Minggu, 7 Maret 2010 | 07:01 WIB

Anggota Tim Peduli Puspa Langka (TPPL) Kepahiang, Bengkulu, Selasa (16/2/10), menunjukkan kuncup Rafflesia arnoldii yang siap mekar di titik tumbuhnya di hutan lindung Bukit Daun, Kepahiang, Bengkulu. Sejak tahun 2000, TPPL menjaga dan memelihara 21 titik tumbuh bunga langka berdiameter hingga 1 meter di hutan lindung tersebut karena habitat bunga raksasa itu semakin rusak.
KOMPAS.com - Lenka, turis asal Ceko berusia sekitar 40 tahun, menangis sesenggukan pada akhir 2009 lalu di hutan lindung Bukit Daun, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Ia tidak mau berpisah dari bunga Rafflesia arnoldii, satu jenis puspa langka endemik Sumatera yang tumbuh di Bengkulu.
Sebelumnya, setelah kegirangan karena berhasil melihat langsung raflesia, dengan penuh keyakinan Lenka mendekatkan kepalanya ke lubang bunga yang tengah mekar. Hidungnya menempel ke pinggir lubang, dan Lenka pun menghirup dalam-dalam aroma yang menguar dari dalam lubang bunga berdiameter 20 sentimeter di bagian tengah lima kelopak bunga langka yang saat mekar berdiameter 80 sentimeter itu.
Tidak terjadi apa-apa. Lenka tidak pingsan, apalagi keracunan. Kekaguman yang sama segera menular kepada turis mancanegara lain yang saat itu ikut melihat.
"Tindakan Lenka sekaligus mematahkan pemahaman tentang bunga raflesia selama ini," tutur Burmansyah (37), anggota Tim Peduli Puspa Langka (TPPL) Bengkulu, saat menemani tim ekspedisi Jelajah Musi 2010 melihat bunga raflesia jenis arnoldii yang segera mekar di hutan lindung Bukit Daun, Kepahiang, Selasa (16/2/10).
Selama ini, ujar Burmansyah, masyarakat cenderung memahami bunga raflesia sebagai bunga bangkai. Pemahaman tersebut harus diluruskan.
Semangat Lenka yang melihat raflesia mekar itu segera menular kepada kami saat memasuki hutan lindung Bukit Daun. Pacet, binatang pengisap darah yang kerap menempel di kaki atau tangan, tidak menghalangi perjalanan ke lokasi bunga langka nan indah itu.
Lokasinya di lereng dengan kemiringan sekitar 60 derajat, persis di atas salah satu mata air yang mengalirkan air ke Sungai Ketapang. Sungai ini bermuara di Sungai Musi di daerah Kepahiang.
Hutan yang merupakan habitat tumbuhnya raflesia yang ditemukan TPPL terletak lima kilometer dari pusat Desa Tebat Monok, Kepahiang. Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki 250 meter ke salah satu tempat bunga ditemukan di dalam hutan itu.
Baru berjalan sejauh 150 meter ke dalam hutan, Burmansyah tiba-tiba berhenti. Tangannya menunjuk-nunjuk ke arah batang pohon yang menggelantung. "Itulah batang tanaman raflesia atau disebut juga liana," ujarnya.
Mengikuti petunjuk Burmansyah, jika dalam perjalanan di hutan sudah ditemui liana, kita akan segera bertemu si eksotis Rafflesia arnoldii. Setelah berjalan di aliran mata air jernih, perjalanan berakhir di bagian hutan dengan kemiringan hampir 60 derajat. Tepat di bagian akar pohon, segumpal bunga warna oranye kemerahan tampak. "Ini bunga raflesia yang hampir mekar. Kami perkirakan akan mekar lima hari lagi," ujar Holidin (42), anggota TPPL lainnya.
Raflesia tumbuh di batang menjalar yang menempel di tanah sebagai tempat tumbuhnya bunga. Di sepanjang batang yang menempel di tanah yang basah, tampak enam tonjolan kecil alias tunas-tunas kecil mirip kutil berwarna hitam kecoklatan, bakal raflesia. Di rebahan batang paling bawah terlihat bunga raflesia berdiameter 40 sentimeter yang hampir mekar, di bagian atas terlihat tonjolan-tonjolan calon bunga.
Menurut Holidin, bunga raflesia butuh waktu sembilan bulan untuk tumbuh dan mekar. Pertumbuhan diawali dengan munculnya tunas berbentuk tonjolan mirip kutil di batang. Tunas akan terus tumbuh membesar dalam bentuk bulat seperti kol, namun terselubungi kulit berwarna hitam. Setelah sembilan bulan, kulit akan terkelupas sehingga kelopak bunga yang berwarna merah akan terlihat. Menurut Holidin, bunga itu tidak mengisap serangga atau lalat. Bunga raflesia jenis arnoldii yang kami lihat akan mekar juga tidak menyebabkan keracunan.
Perbedaan makin jelas saat kami mampir ke lokasi pembudidayaan bunga bangkai dari jenis Amorphophallus titanium di Kampung 4 Mess, Desa Tebat Monok, Kepahiang, di belakang rumah adik Holidin, Zul Zum Dihamzah (40).
Di lokasi itu, tampak Amorphopallus titanium, salah satu jenis bunga bangkai, tumbuh. Amorphophallus adalah bunga bangkai yang tumbuh dari umbi.
Jumadi (22), anggota TPPL lainnya, mengatakan, Amorphophallus tumbuh tinggi hingga semeter lebih dan besar seperti lonceng terbalik. Bunga itu juga memiliki bonggol berbentuk seperti tugu di tengah- tengah kelopak bunga.
Setiap kali berbunga, Amorphophallus butuh waktu 22 hari mulai kuncup hingga mekar. Amorphophallus hanya tahan mekar satu hari. Pagi mekar dan sore hari layu. Amorphophallus juga menyiarkan bau busuk, namun lebih seperti bau bangkai yang bisa tercium dari jarak 100 meter.
Referensi lain dari Pusat Informasi Kompas (PIK) menyebutkan, Amorphophallus titanium adalah bunga bangkai yang pertama kali ditemukan tahun 1878 di Kepahiang, Bengkulu, oleh Odoardo Beccari, botanis Italia.
Sementara Rafflesia arnoldii ditemukan oleh Thomas Stanford Raffles, Gubernur Bengkulu pada waktu itu, bersama kawannya, Dr Joseph Arnold. Keduanya menemukan bunga raflesia pada 20 Mei 1818 di Pulau Lebar, dekat Sungai Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.
Terkait dengan penyebarluasan pengetahuan tentang raflesia, TPPL yang terdiri atas empat orang kakak-beradik itu melakukan pengamatan dan pelestarian raflesia sejak tahun 2000. Secara otodidak, mereka mempelajari tempat tumbuh bunga, pertumbuhan bunga, dan liana atau batang raflesia itu sendiri.
Selama 10 tahun terus-menerus mengamati, mereka yakin raflesia adalah bunga yang tumbuh di batang berakar, bukan bunga parasit yang berkembang dari spora. Bunga raflesia muncul dari liana yang rebah di tanah dan dari liana muncul tunas bunga raflesia.
Jumadi mengatakan, raflesia juga hanya tumbuh di satu jenis liana, yaitu liana dengan daging batang berwarna putih dan berdaun dengan lebar tidak lebih dari tujuh sentimeter. "Ada macam-macam liana, namun hanya pada liana jenis itu raflesia tumbuh," ujar Jumadi.
TPPL memahami liana sebagai tanaman merambat yang tumbuh di dalam hutan hujan tropis lembab, bercurah hujan tinggi, gelap di bagian bawah kanopinya, dan hijau sepanjang tahun. Untuk bisa hidup, liana harus tumbuh dekat dengan air atau di tanah yang mengandung air.
Untuk membuktikan hipotesis dari pengamatan selama ini, sejak tahun 2009 TPPL mulai membudidayakan liana. Mereka menyetek batang liana. Raflesia adalah bunga yang tumbuh dengan akar, bukan tanaman parasit.
Pemahaman TPPL itu sangat berbeda dengan pemahaman para ahli yang ditemukan di PIK serta kajian di dalam buku The Ecology of Sumatra, The Ecology of Indonesia Series Volume I.
Anggota TPPL berusaha agar raflesia tidak diganggu tangan-tangan jahil. Padahal, sejak 1978 raflesia sudah dinyatakan nyaris punah dan harus dilindungi. Pemerintah melalui Keppres Nomor 4 Tahun 1993 sudah menetapkan raflesia sebagai puspa langka nasional. TPPL akan berupaya menjaga terus habitat bunga langka itu. (Helena F Nababan dan Agus Mulyadi)
Oseng-oseng Lebah Enak & Ampuh Sembuhkan Diabetes

MUSIM hujan seperti saat ini rentan membuat stamina tubuh mudah lelah dan gampang terserang penyakit. Untuk menjaga stamina agar tetap fit, pencinta kuliner wajib berburu penganan yang satu ini. Oseng-oseng lebah namanya.
Selain bisa menghangatkan badan, kuliner ini dipercaya mampu menyembuhkan penyakit kencing manis atau diabetes. Kuliner berbahan utama lebah ini hanya dapat dijumpai di rumah makan Lebah milik Tejo Asmoro di Jalan KH Dewantoro Nomor 87 Kelurahan Sumur Panggang, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Jawa Tengah.
Sekilas, penganan ini sama seperti oseng-oseng berbahan dasar daging maupun ikan. Tapi, soal rasa dan khasiat kuliner ini tidak perlu diragukan lagi, sehingga banyak diburu pencinta kuliner terutama para penderita diabetes.
Menurut sang empunya rumah makan lebah, Tejo Asmoro, makanan ini sangat cocok disantap saat musim hujan. Selain dapat menjaga ketahanan dan stamina tubuh, makanan ini sangat baik bagi penderita diabetes.
“Keistimewaan oseng-oseng lebah ini sangat baik untuk penderita kencing manis, karena orang yang menderita penyakit ini tenaganya mudah loyo. Tapi, dengan makan oseng-oseng lebah tenaga jadi fit dan sehat,” katanya.
Tejo menjelaskan, oseng-oseng lebah ini berbahan utama larva lebah atau calon anakan lebah yang masih berusia 5-10 hari. Setelah itu, larva lebah direbus dan ditiriskan, kemudian dimasak bersama bumbu-bumbu yang telah disiapkan, seperti bawang, cabe merah, ketumbar, dan kecap manis.
“Masak oseng-oseng lebah ini sama seperti oseng-oseng biasa, hanya bedanya di bahan utamanya yakni lebah,” ujarnya.
Untuk mendapatkan larva lebah ini, pengajar sosiologi di MAN Brebes ini tidak terlalu pusing, karena memiliki peternakan lebah sendiri di rumah. Namun, Tejo mengaku produksi lebah pada musim hujan seperti sekarang ini lebih sedikit dibandingkan saat musim kemarau. Tak heran, jika harga oseng-oseng lebah ikut naik.
“Kalau musim kemarau, seporsi oseng-oseng lebah hanya Rp10.000. Tapi saat musim hujan harganya naik Rp15.000/porsi,” jelasnya.
Bapak dua anak jebolan IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini mengemukakan, setiap musim hujan oseng-oseng lebah banyak diburu masyarakat, karena makanan ini bisa meningkatkan stamina dan menjaga kekebalan tubuh selama musim hujan. Pelanggan makanan ini tidak hanya datang dari Kota Tegal, namun hampir seluruh masyarakat di daerah di Jawa Tengah sering berkunjung menikmati oseng-oseng lebah buatan Tejo.
“Pelanggan saya ada yang dari Jakarta, Pekalongan, Purwokerto dan Yogyakarta,” katanya.
Tejo menjelaskan, oseng-oseng lebah akan terasa lebih nikmat jika disantap bersama madu. Untuk mendapatkan madu, pelanggan tidak perlu khawatir karena di rumah makan tersebut tersedia cukup banyak jenis madu. Madu-madu itu asli dan masih fresh karena diambil langsung dari sarang lebah. Satu botol madu ukuran kecil dijual Rp45.000 sedangkan botol besar Rp120.000.
“Saya punya 42.000 ekor lebah yang berada di 13 kotak. Satu kotak berisi 4.000 ekor. Kalau musim kemarau, saya biasanya berburu madu sendiri di hutan,” tandasnya.
Pelanggan oseng-oseng lebah, Wiwoho (38) mengaku awalnya penasaran menyantap makanan oseng-oseng lebah.
“Setelah saya coba ternyata makanan ini enak juga. Apalagi, makanan ini berkhasiat meyembuhkan diabetes,” katanya.
(Kastolani/Koran SI/tty)






